Postingan

Sudirman Said, Elektabilitas Semakin Hari Semakin Meningkat

Gambar
Sudirman Said, Elektabilitas Semakin Hari Semakin Meningkat . Semarang – Sudirman Said, Calon Gubernur Jawa Tengah mengungkapkan bahwa elektabilitas (tingkat keterpilihan) semakin hari trennya meningkat, sehingga jarak dengan lawannya Cagub Jateng petahana tidak terlalu jauh. Menurutnya, jika pada Juli 2017 lalu, saat penjaringan Cagub Jateng dari hasil survei namanya hanya di kisaran 1,2%, namun saat ini setelah ditetapkan nama Cagub itu trennya melonjak cukup jauh. “Memang kami sudah ada survei internal dan saat ini sudah lebih dari 10 kali lipat dari Juli tahun lalu. Meski dibawah petahana tapi masih ada waktu. Kita terus bekerja keras, trennya terus naik dan jaraknya semakin sempit. Kalau trennya seperti ini terus, insyaa Allah seperti kata Pak Sandi Uno, Jateng akan punya pemimpin baru,” ujarnya dalam acara pengukuhan dan konsolidasi Tim Pemenangan Sudirman Said-Ida Fauziyah Tingkat Kabupaten/Kota se-Jateng di Semarang. Hasil survei, dia menambahkan bukan sa

Sudirman Said: Pancasila Merupakan Anugerah Bangsa Indonesia

Gambar
Sudirman Said: Pancasila Merupakan Anugerah Bangsa Indonesia . Calon Gubernur Jawa Tengah nomor urut dua, Sudirman Said menilai Pancasila harus menjadi anugerah, yang harus disyukuri bangsa Indonesia. “Pancasila merupakan rumusan luar biasa, tinggal bagaimana kemauan kita untuk melaksanakannya,” kata Sudirman Said di Semarang, Kamis. Menurut Sudirman, kondisi yang terjadi saat ini banyak orang lupa untuk melihat kembali tentang sejarah rumusan itu. Akibatnya, kata Sudirman, terjadi pendangkalan dalam memahami dan mengamalkan Pancasila. Sudirman menilai Pancasila merupakan bagian tidak terpisahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tujuan bernegara, lanjut Sudirman, berada di sila kelima. “Meski demikian, sila kelima bisa terwujud jika sila pertama hingga keempat bisa terpenuhi,” kata mantan Menteri ESDM ini. Melihat rumusan luar biasa itu, Sudirman meyakini Pancasila akan berlaku panjang, bahkan cenderung universal.

Sudirman Said Ungkap Pentingnya Akhlak Baik Para Pemimpin

Gambar
Sudirman Said Ungkap Pentingnya Akhlak Baik Para Pemimpin . Sudirman Said, Calon Gubernur nomor urut 2 pada Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng), dalam rangkaian pilkada serentak 2018 memang pernah mengaku akan lebih menyoroti pembangunan karakter akhlak manusia dibanding pembangunan infrastruktur jika terpilih sebagai gubernur Jateng. Menurutnya, pembangunan karakter dan akhlak jauh lebih penting dibanding pembangunan infrastruktur. Melalui akun Twitternya, @sudirmansaid , cagub yang didampingi Ida Fauziyah di pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 itu mengungkapkan betapa pentingnya akhlak baik para pemimpin. Selain itu, menurut pria yang akrab disapa Pak Dirman itu pemimpin harus memiliki pengetahuan agar mampu memimpin secara baik. Jika hal itu tidak dimiliki, lanjut Sudirman Said, maka pemimpin itu justru akan membawa kerusakan. “Kekuasaan yang tak ditopang oleh pengetahuan kuat dan akhlak yang baik, sering menimbulkan kerusakan,” t

Ini Sosok Guru Yang Pernah Selamatkan Sudirman Said

Gambar
Ini Sosok Guru Yang Pernah Selamatkan Sudirman Said . Brebes – Jasa seorang guru memang tak lekang oleh waktu, hal tersebut dirasakan oleh Sudirman Said calon Gubernur Jawa Tengah 2018 yang tidak akan pernah dapat melupakan sosok perempuan satu ini dalam hidupnya. Sosok wanita tersebut adalah LM Hermiyati yang akrab disapa Bu Mien, besar sekali peran perempuan 81 tahun ini dalam kehidupan Sudirman Said tersebut. Bagi Sudirman Said, Bu Mien ibarat malaikat penyelamat dan pembuka jalan sukses yang dikirim Tuhan untuk dirinya. Berkat jasa Bu Mien, pria yang akrab disapa Dirman ini saat kesulitan biaya untuk melanjutkan sekolah, bisa lulus dari SMA Negeri 1 Brebes. “Kalau bukan karena jasa Bu Mien, saya mungkin sudah putus sekolah waktu SMA,” ucap Dirman ketika berkunjung ke kediaman Bu Mien di Jalan Kota Baru, Brebes, Minggu 25 Februari. Tanpa Bu Mien, lanjut Dirman, mungkin dirinya tidak akan pernah sampai pada titik saat ini. Dirman berkisah, karena kemiskinan yan

Sudirman Said Menangis Terharu Ketika Bertemu Guru Spesial Bagi Dirinya

Gambar
Sudirman Said Menangis Terharu Ketika Bertemu Guru Spesial Bagi Dirinya . Brebes – Sudirman Said berkunjung ke Brebes untuk bertemu guru spesial bagi dirinya saat masih duduk di SMA N 1 Brebes di Jalan Kota Baru, Brebes, Minggu (25/2/2018). LM Hermiyati, atau biasa dipanggil Bu Mien, merupakan sosok perempuan yang tidak pernah dapat dilupakan Sudirman Said semasa hidupnya. “Kalau bukan karena jasa Bu Mien, saya mungkin sudah putus sekolah waktu SMA,” kata Sudirman Said saat mengunjungi kediaman gurunya. Bagi Pak Dirman, perempuan 81 tahun itu ibarat malaikat penyelamat dan pembuka jalan sukses yang dikirim Tuhan untuk dirinya. Momen pertemuannya itu pun berlangsung mengharu biru. Air mata tak terbendung dari kedua mata pria kelahiran Brebes yang merupakan mantan Menteri ESDM saat berpelukan dengan Bu Mien. Sudirman Said remaja yang ketika itu kesulitan biaya untuk melanjutkan sekolah, akhirnya bisa lulus dari SMA 1 Brebes. “Tanpa Bu Mien, mungkin saya tidak akan

Sudirman Said, Saya Orang Desa Jadi Bisa Merasakan Hidup Orang Miskin

Gambar
Sudirman Said, Saya Orang Desa Jadi Bisa Merasakan Hidup Orang Miskin . Semarang – Sudirman Sai, bakal calon Gubernur Jawa Tengah  kembali menyoroti masalah kemiskinan di Jateng yang masih sulit diturunkan. Kemiskinan di Jateng sendiri masih terlalu tinggi, dan berada di atas garis nasional.   “Saya orang desa, jadi betul merasakan orang miskin ini hidup. Kalau lihat orang Semarang itu, marah saya jadi muncul. Diberi kekuasaan, anggaran tapi kok ya nggak mensejahterakan warga miskin,” ungkap Sudirman pada Muskerda GNPK di Semarang, Sabtu (3/2/2018).   Kemiskinan di Jateng menurut Badan Pusat Statistik per September 2017 sebanyak 12,23 persen dari jumlah penduduk sebanyak 35 juta atau sekitar 4,2 juta. Angka itu turun jika dibandingkan posisi Maret 2017 yang sebesar 13,01 persen. Meski turun, angka kemiskinan masih lebih tinggi dari angka nasional sebanyak 10,12 persen. Sudirman mengatakan, pemerintah harusnya dapat berbuat lebih untuk mengatasi kemiskinan. Ia pun

Sudirman Said, Ingin Perubahan Pilih Pemimpin Yang Jujur

Gambar
Sudirman Said, Ingin Perubahan Pilih Pemimpin Yang Jujur . Jepara – Sudiran Said Dirman, Cagub Jateng periode 2018-2023 mengajak warga Jepara khususnya, dan Jateng umumnya untuk memilih pemimpin yang jujur. Karena hanya pemimpin yang jujurlah yang akan membawa Jateng lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera. “Siapa yang ingin perubahan, pilihlah pemimpin yang jujur. Pemimpin yang jujur akan bekerja tidak untuk dirinya sendiri, tetapi sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat banyak,” ujar bakal calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said di hadapan ribuan masa yang mengikuti gerak jalan dalam rangka HUT 10 tahun Partai Gerindra, Minggu lalu di Alun-Alun Kota Jepara. Sudirman mengungkapkan, politik perlu kegembiraan. Tidak perlu ancam-mengancam, apalagi menggunakan kekerasan, fisik maupun ujaran. “Rakyat perlu kegembiraan. Jangan dihasut untuk saling ancam, saling serang dengan ujaran-ujaran yang tidak patut. Apalagi sampai menjurus serangan fisik,” tegasnya

Hasil Survei, Pergerakan Elektabilitas Pasangan Mukti Bareng Mulai Menanjak

Gambar
Hasil Survei, Pergerakan Elektabilitas Pasangan Mukti Bareng Mulai Menanjak . Semarang – Hasil survei yang dirilis DPD PDIP Jawa Tengah ditanggapi dengan santai oleh koalisi pengusung Sudirman Said-Ida Fauziyah.  Meskipun pasangan nomor urut dua tersebut masih di bawah Ganjar Pranowo-Taj Yasin, tapi ada kenaikan yang signifikan, bahkan mencapai 100 persen. Sriyanto Saputro, Sekretaris DPD Gerindra Jawa Tengah mengatakan berdasar survei PDIP, Sudirman-Ida mendapat 22 persen. Padahal sebulan lalu di survei yang dilansir Kompas hanya 11 persen. “Ini kan kenaikan yang luar biasa, menunjukkan seluruh potensi Sudirman-Ida sudah bergerak melakukan sosialisasi dan Janji Kerja yang ditawarkan diapresiasi rakyat,” jelasnya. Sriyanto yakin sisa waktu yang ada sebelum pencoblosan 27 Juni 2018 akan mampu dimanfaatkan untuk semakin melambungkan Sudirman-Ida. “Kita terus kerja, terus turun ke masyarakat, terus mengenalkan Sudirman-Ida. Relasi relawan dan partai koalisi juga sema

Sudirman Said: Alih Fungsi Lahan Pertanian Di Jateng Memprihatinkan

Gambar
Sudirman Said: Alih Fungsi Lahan Pertanian Di Jateng Memprihatinkan . Lahan pertanian di Jawa Tengah yang beralih fungsi menjadi lahan komersial cukup memprihatinkan. Hal itu dikatakan Calon Gubernur (Cagub) Jawa Tengah nomor urut dua Sudirman Said, jika konversi lahan pertanian ke kawasan komersial harus dicegah. Menurut Sudirman, upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah berkurangnya lahan hijau di provinsi ini dari tahun ke tahun dengan melibatkan para pengurus RT dan RW setempat. Sehingga, upaya untuk mencegah konversi lahan besar-besaran dapat berhasil. Mantan menteri ESDM itu menjelaskan, data dari Dinas Pertanian Jateng menyebutkan jika pada 2016 terjadi alih fungsi lahan pertanian ke kawasan industri. Luasnya mencapai 700 hektare per tahun. Sedangkan luas lahan kritis di Jateng, jelas Sudirman, mencapai 634.601 hektare. Padahal, lahan kritis tersebut bisa menjadi simpanan yang menguntungkan bagi masyarakat bila diperbaiki dan direhabilitasi. “Kita ingin

Ida Fauziyah: Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Cegah Kekerasan Pada Perempuan

Gambar
Ida Fauziyah: Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Cegah Kekerasan Pada Perempuan . Ida Fauziyah, Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah (Cawagub Jateng) mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari aktivis, organisasi perempuan sampai rukun tetangga (RT) untuk melakukan pendampingan dan deteksi dini sebagai langkah prefentif melakukan pencegahan terjadinya kekerasan pada perempuan. Hal itu dikatakan Ida saat menjawab pertanyaan panelis dalam debat terbuka kedua Pilgub Jateng 2018 yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah di Solo baru pada Kamis (3/5). Berdasarkan data Solidaritas Perempuan untuk Kemanusiaan dan Hak Asasi Manusia Jawa Tengah sampai Oktober 2017 terjadi kasus kekerasan terhadap perempuan sebanyak 1.303 kasus, 523 kasus kekerasan seksual, dan 496 kasus kekerasan fisik. Merujuk data tersebut, kata Ida, Jateng darurat kekerasan terhadap perempuan. “Angka itu menunjukkan, bahwa Jateng darurat kekerasan terhadap perempuan. Menurut Ida, yang diperlu